Senin, 01 September 2014

KARENANYA ADA STANDAR SATUAN (SATUAN BAKU)

KARENANYA ADA STANDAR SATUAN / SATUAN BAKU
Kalau tidak ....
A pulang mendapati gerbang tidak dikunci, tetapi pintu rumah terkunci. Ia mengucap salam sembari mengetuk pintu . Sunyi. Salam dan ketukan pintu untuk kedua kalinya. Senyap. Salam dan ketukan kali ke tiga pun sama. A pun berpikir, "Oh, mungkin bapak masih di masjid." Jadi si A dengan tenang menunggu sang Ayah di depan rumah. Duduk santai beralaskan kain pel kering sembari mulut bergoyang memamah sesuatu.
Beberapa waktu kemudian ..... "Uhuk-uhuk!!!." Lho, terdengar suara dari dalam rumah, yang ternyata suara sang Ayah.
Segera saja A bangkit menuju pintu, mengucap salam lagi. Setelah pintu terbuka, segera ia berujar, "Ternyata bapak ada di rumah ya?", dengan senyum lega mengembang. Lanjutnya, "ku nunggu di depan karena ku pikir bapak masih di masjid."
Jawab bapak, "Tadi ketiduran, ngantuk banget. Emang dah nunggu berapa lama?"
Dengan terbahak, A menjawab, "selama aku makan 36 buah kelengkeng."
Jadi, makan 36 buah kelengkeng = ... menit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar